Senin, 07 November 2011

Peran Pemuda Masa Lalu & Masa Kini

Banyak pemuda masa kini yang tidak mengikuti pemuda-pemuda masa lalu. Sumpah pemuda pun tidak menjadi suatu hal yang mengikat pemuda masa kini. Banyak pemuda masa kini yang hanya bisa membuat kacau lingkungan di sekitarnya, dan banyak membuat masyarakat risau. Seperti :

 


1.    Tawuran antar pelajar yang sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Indonesia
2.    Geng motor yang meresahkan masyarakat 
3.    Mabuk-mabukan

        Itulah beberapa kelakuan pemuda masa kini, meskipun tidak semua pemuda seperti itu. Tetapi, perbuatan di atas sanga berbanding jauh dengan perbuatan / peran-peran pemuda masa lalu. 

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita. Bagaimana semangat pemuda dulu? Bagaimana pula kenyataan pemuda pada masa kini?
Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka kemudian menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersama-sama.


Perlu kita ketahui, Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak hal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak akan bisa membuat Indonesia merdeka jika berjuang di kelompok sendiri.
Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia membuat mereka sadar bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Karena itu, diadakanlah Kongres Pemuda I dan II. Mereka menjadi satu, menjadi “Pemuda Indonesia”.
Bertolak Belakang
Semangat persatuan para pemuda dulu harus diikuti pemuda masa kini. Yaitu, dengan mengisi kemerdekaan. Meskipun saya masih duduk di bangku SMP, kami tetaplah pemuda bangsa dan generasi penerus cita-cita para pemuda dulu.
Akan tetapi, terkadang kita dibuat sedih dengan kenyataan para pemuda Indonesia saat ini. Semangat mengisi kemerdekaan mereka sangat kecil, kadang malah merusak. Hanya karena sedikit salah paham, para pemuda sekarang bisa tawuran. Tawuran antar pemuda tidak mengenal lokasi dan tingkat kedewasaan. Pemuda desa yang satu rusuh dengan pemuda kampung yang lain.
Ada juga tawuran antar sekolah dan antar universitas. Mereka menghancurkan semangat Sumpah Pemuda.
Masalah beberapa pemuda masa kini, bukan hanya emosi yang tak terkendali. Mereka juga bermental egois dan asyik dengan diri sendiri tanpa peduli dengan lingkungan. Mereka menjerumuskan diri ke dalam narkoba, hura-hura, dan pesta-pora.
Menurut kami, pemuda zaman sekarang terlalu terlena dengan kemudahan-kemudahan yang ada. Akibatnya, mereka terjerumus ke hal-hal yang negatif. Sebaiknya, mereka memakai kemudahan untuk meningkatkan kualitas diri-sendiri.
Tidak Semua
Untungnya, tidak semua pemuda zaman sekarang seperti mereka, yang menghancurkan diri dan bangsanya. Masih banyak generasi penerus bangsa yang masih peduli dengan lingkungan dan menjunjung tinggi semangat Sumpah Pemuda.
Ada banyak pemuda Indonesia masa kini yang berprestasi di bidang pendidikan, olahraga, teknologi, perdamaian, dan lain-lain. Contohnya, Syamsir Alam yang mengharumkan nama bangsa lewat olahraga sepak bola.
Jadi, kenyataan pemuda saat ini adalah ada yang melupakan semangat Sumpah Pemuda. Ada pula yang tetap memegang teguh. Yang tetap setia kita dukung dan mencontohnya. Sementara yang lupa, kita ingatkan agar kembali ke semangat para pemuda dulu.


Jadi, menurut saya peran pemuda masa lalu adalah mencoba untuk memerdekakan Indonesia dengan usaha bangsa Indonesia sendiri, tanpa meminta bantuan dari bangsa lain. Mereka juga mempertaruhkan harga diri bahkan nyawa di depan bangsa lain untuk membuat bangsa lain percaya kalau Indonesia bisa merdeka sendiri. Salah satunya lewat sumpah pemuda.

     Sedangkan peran pemuda masa kini adalah mempertahankan sumpah pemuda, mempertahankan segala perjuangan para pemuda masa lalu, dan menyempurnakan ikrar-ikrar yang telah diucapkan para pemuda masa lalu. Namun sayangnya, banyak pemuda masa kini yang tidak mengindahkan ikrar-ikrar para pemuda masa lalu. Tetapi, banyak juga pemuda masa kini yang tetap berpegang teguh pada semua ikrar tersebut. Banyak pemuda-pemuda yang mengharumkan nama bangsa Indonesia diberbagai aspek. Jadi intinya peran pemuda masa lalu dan masa kini saling berhubungan. Dan kita sebagai pemuda masa kini harus memperjuangkan, mempertahankan, dan menyempurnakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber : Tugas kelompok makalah b. Indonesia

0 comments:

Poskan Komentar

Free Music Sites
Free Music Online

free music at divine-music.info